B. KEGIATAN BELAJAR
1. Kegiatan Belajar 1
Menggunakan Pahat Rata Pada Mesin Bubut
a. Tujuan 1
- Peserta Diklat memahami urutan proses pengerjaan sesuai Standar Operasi.
- Peserta Diklat memahami jenis-jenis dan karakter alat potong.
- Peserta Diklat terampil mengasah alat potong.
- Peserta Diklat terampil dalam memasang alat potong pada mesin.
b. Uraian materi 1
Pahat bubut digunakan sebagai alat potong pada mesin bubut untuk menyayat benda kerja menjadi bentuk yang diinginkan. Pahat bubut harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan jenis bahan benda kerja yang akan dibubut. Material dari pahat bubut harus mempunyai sifat-sifat: Keras, sehingga sisi potong tahan untuk memotong benda kerja; Ulet, agar sisi potong tidak mudah patah; Tahan panas; dan secara ekonomis menguntungkan. Beberapa material pahat bubut yang sering digunakan adalah Baja perkakas bukan paduan (unalloyed tool steel), Baja Paduan (Alloy tool steel) termasuk didalamnya HSS, Cemented carbide, Diamond Tips dan ceramics. Pahat bubut harus digerinda untuk mengasah sisi potong. Ini bertujuan supaya sisi potong mempunyai bentuk dan lokasi yang benar
terhadap tangkainya. Selain itu bentuk dari sisi potong harus dapat menusuk benda kerja secara efisien untuk memperoleh efisiensi yang tinggi dalam penyayatan logam. Pahat bubut yang digerinda akan menghasilkan beberapa permukaan. Permukaan ini meliputi permukaan atas, sisi, dan muka. Permukaan ujung yang merupakan sisi potong didapatkan dari pertemuan ketiga permukaan tersebut dan radius G. Permukaan-permukaan ini perlu diketahui untuk mengasah pahat dengan sudut yang sesuai dengan pekerjaan yang diinginkan.
Fungsi Sudut Pahat
Terdapat 6 sudut utama yang memegang peranan penting dalam pemesinan menggunakan pahat bubut. Sudut-sudut tersebut adalah:
- Sudut Rake Sisi (Side Rake Angle) Istilah Rake Sisi menunjukkan permukaan bagian atas yang digerinda miring dengan membentuk sudut terhadap permukaan potong sisi. Sudut ini ditunjukkan oleh sudut A pada gambar 1. Sudut rake menentukan sudut ketika tatal meninggalkan benda kerja dalam arah menjauhi permukaan potong sisi.
- Sudut Rake Belakang (Back Rake Angle) Istilah Rake Belakang menunjukkan permukaan atas yang digerinda miring dengan membentuk sudut terhadap permukaan ujung. Sudut ini diperlihatkan pada gambar 1 sebagai sudut B. Sudut Rake Belakang secara total juga ditentukan oleh pemegang pahat bubut. Besar sudut ini mempengaruhi sudut dimana tatal meninggalkan benda kerja dalam arah menjauhi permukaan ujung.
Fungsi utama dari Sudut Rake adalah mengarahkan aliran tatal meninggalkan permukaan benda kerja dan mengatur gaya potong. Gaya potong ini harus didistribusikan secara merata pada masing-masing permukaan sisi dan permukaan depan.
Untuk Lebih lengkapnya silahkan kalian bisa download DISINI Semoga Bermanfaat ya Gaes..


Post a Comment